SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar
SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar
Kembali ke Berita
Kegiatan

Sesi Parenting : Connecting Before Correcting

24 Agustus 2026Admin7 views
Sesi Parenting : Connecting Before Correcting

SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar melaksanakan kegiatan parenting pada Sabtu, 25 Juli 2026 (25/7) lalu sebagai bagian dari Program Lingkar Siergi Pendidikan. Program ini menekankan pada kemitraan yang sinergis dalam membangun Pendidikan yang lebih bermakna dengan melibatkan orang tua, lingkungan, alumni, maupun stakeholder lain dalam dunia Pendidikan. Sesi parenting kali ini disampaikan oleh Ibu Rohmah Dianingratullah, S.Psi seorang Trainer dan Praktisi Pendidikan yang membawakan materi luar biasa Connecting Before Correcting : Bagaimana Merangkul Remaja Awal. Hadir sebagai peserta adalah orang tua murid kelas VII yang dengan antusias mengikuti kegiatan di Aula SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar.

Dalam pemaparannya, Ibu Ulsi (panggilan akrab Ibu Rohmah Dianingratullah, S.Psi) menyampaikan bahwa menghadapi Remaja awal memang memiliki kekhasan tersendiri mengingat adanya perubahan dari sisi psikologis anak. Apalagi menghadapi Remaja awal yang merupakan generasi Alpha awal juga memiliki tantangan tersendiri. Anak biasanya mulai sulit untuk didekati karena merasa telah sidikit dewasa. Mulai sulit menerima masukan, koreksi, maupun pembenahan dari orang lain. Pun demikian orang tua biasanya akan tetap menganggap anak sama kecilnya seperti yang dulu Sehingga masih melakukan pendekatan seperti ketika Mereka di usia anak-anak. Dalam hal ini merangkul, memahami, dan terhubung dengan Remaja awal ini sebagaimana layaknya Mereka di usianya adalah kunci utama sebelum bisa memberi masukan.

uploaded image

Paparan Materi oleh Ibu Rohmah Dianingratullah, S.Psi

Dalam kegiatan ini, kepala SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar, Ibu Pande Putu Sekar Ariwidiantari, S.Si juga menyampaikan harapannya kepada orang tua agar dapat mendekatkan sekolah dengan anak-anak yang baru masuk SMP ini.

"Bapak/Ibu orang tua tetap adalah sisi paling dekat dan paling hangat yang dikenal anak-anak kita, sementara kami - sekolah dan guru- saat ini adalah sisi asing bagi mereka. Sehingga hanya melalui bapak/ibu orang tualah kami memohon, agar sekolah senantiasa di-sounding kepada anak-anak agar mereka menerima kami Dalam dunianya. Jika kami sudah diterima, dan selanjutnya terkoneksi maka untuk bisa mengintervensi anak-anak melalui pembelajaran-pembelajaran tentu akan lebih mudah." kata Ibu Kepala Sekolah menutup kegiatan tersebut. Sebagai sesi akhir di kegiatan ini dilakukan tanya-jawab.

Berita Terkait

Lihat semua →