1478868397145

1478952773410

Hallo sahabat pena, baru-baru SMP (SLUB) Saraswati Denpasar meraih juara 1 dalam ajang perlombaan LKTI POS 4 yang diadakan oleh SMAN 4 Denpasar Jumat (20/10). Para peserta yang lolos ke babak final adalah siswa-siswi yang telah melewati seleksi naskah. SLUB mengirim 5 tim, namun yang lolos ke babak final yakni Ni Luh Ayu Diah Sawitri, Sang Ayu Putu o Santika Dewi dan Ni Putu Mitha Purwaningrum. Setelah masih-masing peserta tersebut melakukan presentasi akhirnya, Ni Luh Putu Ayu Diah Sawitri meraih juara 1 dengan hasil penelitian tentang “Case Endek, Pemanfaatan Produksi Lokal Sebagai Peluang Usaha Kreatif”.

Diah Sawitri sangat terkejut dan senang telah mendapatkan juara. “Aku sangat terkejut padahal sainganku pinter-pinter, tapi aku sangat senang dapat juara 1,” ungkap Sang Juara. Wanita belia ini telah mengharumkan nama sekolah dengan menjuarai lomba bergengsi.

Tidak hanya itu guru pembina pun terlibat atas kemenangan yaitu Pande Putu Sekar. Beliau mengungkapkan perasaan bangga kepada anak dibinaannya. “Saya sangat bangga dan senang mendengar kabar gembira ini, Diah Sawitri telah menjadi pemenang,” ungkap Pembina. Pande Putu Sekar juga mengharapkan prestasi tersebut bisa dipertahankan kembali. “Saya berharap prestasi-prestasi bergengsi seperti itu bisa dipertahankan kembali,” lanjutnya.

Semua usaha tidak akan mengkhianati hasilnya. Seperti halnya dengan Diah Sawitri. Selamat untuk Diah Sawitri dan keluarga besar KIR. (LP)

lpsn1

lpsn2

Dalam ajang Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN), ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) berhasil membanggakan SLUB beserta Provinsi Bali. Salah satu tim KIR SLUB yang diketuai oleh AA Istri Dina Wahyuni dan beranggotakan IGAA Desinta Linggarcani meraih juara dalam bidang IPA (30/09), lomba ini diadakan selama empat hari yaitu dari tanggal 25-29 September 2016 yang bertempat di Jakarta. Dengan ide yang menarik yaitu karakter morfologi dan anatomi bunga serta daun beberapa varietas kamboja (plumeria Acuminata) sebagai sumber keanekaragaman hayati tingkat spesies, ia menganggap bahwa bunga kamboja merupakan bunga yang cocok diteliti karena sedikit orang yang meneliti dikarenakan bepikir hal-hal yang aneh “Aku pakai tanaman kamboja karena tanaman kamboja di luar Bali, dianggap sebagai tanaman kuburan, jadi orang-orang beranggapan hal yang aneh tentang tanaman kamboja, kan sayang banget kalau aku enggak pakai” ungkap siswi yang biasa disapa Gungdin tersebut. Adapun kendala dalam berlangsung lomba ini yaitu Pembina tim yang tak bisa hadir ke tempat perlombaan tetapi berkat media sosial bisa mengatasi masalah tersebut “Saya tak bisa hadir ke Jakarta karena saya menjaga anak, syukur saja ada media sosial jadi saya bisa membimbing melalui media sosial” ungkap Pande Putu Sekar Ariwidiantari selaku Pembina dari tim ini. Kebahagiaan juga dirasakan oleh Kepala sekolah SLUB “Saya merasa bahagia tak terkira karena ini untuk kelima kalinya berturut-turut SLUB meraih juara pada ajang LPSN ini” ucap I G A A Adyani selaku kepala sekolah SLUB.

wira

Putu Wira Widiantara. Nama yang tidak terdengar asing di lingkungan SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Hampir seisi sekolah mengenalnya sebagai siswa yang berprestasi. Tak hanya berprestasi, ia juga terkenal dengan siswa yang ramah.

Beberapa bulan lalu, siswa yang akrab disapa Wira ini berhasil mengharumkan nama Bali pada ajang perlombaan Jumbara Nasional dan Manca Negara di Sulawesi Selatan yang dilaksanakan selama tujuh hari. Bersama teman sekontingennya, mereka meraih juara pertama. “Excited banget waktu tahu dapat juara satu.” Ujarnya dengan wajah berseri-seri. Selain itu ia juga mengaku lamanya tim melakukan pelatihan untuk lomba tersebut adalah enam hari, sementara kontingen lain sampai berbulan-bulan.

“Selama lomba itu, aku juga mengalami kesulitan, yaitu ada pada di kontingen lain. Kontingen Bali kita diajarkan untuk frontal, tapi untuk kontingen lain ada beberapa pelajaran itu yang masih ditutup-tutupi sehingga kelihatan tabu gitu.” Ungkap Wira. Tetapi berkat usaha, ia bisa mengatasi kesulitan tersebut.

Perlengkapan yang disiapkan oleh anak tunggal ini pun tidak main-main. Ia sudah mempersiapkan materi jauh-jauh hari, yaitu materi mengenai Pendidikan Remaja Sebaya (PRS). Selain materi, ia juga tak lupa berdoa, karena harus meminta izin baik secara skala maupun niskala menurut kepercayaan di Bali.

“Buat anak SLUB, teruskan karyamu agar bisa mencapai nasional maupun internasional, khususnya untuk anak PMR jangan pernah patah semangat dalam berprestasi.” Tutupnya.

fisika

Akhirnya prestasi di bidang akademik bisa dilahirkan kembali oleh klub fisika dari SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar.

Proses tidak akan pernah mengkhianati hasilnya terbukti dari perwakilan tim SLUB yaitu yang diketuai oleh Edo Dwi Yusriza Ramadhan, dan anggota Putu Surya Nugraha dan Daniel Abimanyu Sareng, melakukan pelatihan selama 2 bulan terakhir dan akhirnya membawa pulang piala juara 1 kemarin (01/08) di SMAN 1 Denpasar.

Walaupun hanya delapan orang yang mengikuti ekstra fisika di SLUB, tapi Edo sapaan akrabnya mengungkapkan “Akhirnya saya bisa menunjukan kepada teman-teman kalau klub fisika SLUB juga bisa meraih juara 1” ungkap selaku ketua fisika.

“Kebetulan tim fisika SLUB hanya mengirim satu tim kalau lebih dari satu tim pasti bisa dapat juara juga karena SLUB gudang prestasi di bidang akademi maupun non akademik.” Sambungnya.

Di SLUB orang biasa bisa menjadi luar biasa!

Selamat ya Klub Fisika SLUB!

IMG_8329 IMG_8572

Hallo sahabat pena, baru-baru ini ada kabar gembira lagi loh dari salah satu ekstrakurikuler SMP Saraswati yaitu Paskibra yang berhasil membawa pulang piala juara 2 Sabtu (30/07) di ajang perlombaan LKBB SMAN 1 Denpasar. “PARSA kembali meraih juara 2 dalam ajang LKBB SMANSA,” ungkap Arya Batur selaku Pembina.

Bertepatan pada jam 12 siang, nomor undi 9 itu tampil di tengah lapangan basket SMANSA yang langsung disorot oleh matahari. Tapi itu tidak mematahkan semangat mereka, PARSA terlihat bersinar dengan mengenakan dress code putih yang menggambarkan gerakan-gerakan konsistennya. “Saya lihat tim paskibra SLUB sangat bagus gerakannya, tak ada yang salah dari awal sampai akhir,” kata beliau dengan senyum. “Tapi, kami tidak tahu, ketika pengumuman kita meraih juara 2, saya cukup kaget,” lanjutnya.

Pak Arya, begitu sapaan akrabnya, berharap tahun depan tim PARSA bisa meraih juara 1 bahkan merebut juara umum, danton terbaik dan variasi formasi terbaik di ajang LKBB SMANSA.

IMG_8305

IMG_8384

Lagi-lagi salah satu ekstrakulikuler SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar berhasil meraih prestasi. Setelah hiatus beberapa bulan, akhirnya mereka muncul kembali menjadi “Sang Juara”. Kira-kira ekstrakulikuler apa sih itu?

Selepas mempersiapkan kurang lebih sebulan, Paskibraka SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar akhirnya tampil pada Minggu (17/07) di ajang lomba LKBB SMAN 6 Denpasar. Gerakan-gerakan mereka yang terlihat tangkas itu mampu menarik perhatian bagi para penonton. Walaupun saat tampil terdapat cukup banyak kesalahan, namun hal itu tidak membuat penontonnya mengalihkan perhatian mereka.

Suatu usaha tidak pernah mengkhianati hasilnya. Itulah yang terjadi pada tim yang bernomor undi 8 ini. Usaha keras mereka berhasil membawa pulang juara I LKBB Sixsma. Tak hanya membawa pulang juara, tim mereka juga meraih Variasi Formasi Terbaik dan Danton Terbaik.

Pak Arya Batur, selaku pembina Paskib, mengaku sangat bahagia karena anak-anak didiknya berhasil meraih juara satu. “Kami dari ekstrakulikuler Paskib SLUB sangat senang dan juga bangga karena bisa mendapatkan juara dan juga berhasil mengalahkan semua kategori yang ada,” ungkap beliau sembari tersenyum.

 

Congratulations Parsa! Keep your spirits! (LP)

 

 

IMG_7957

IMG_8278

Hari ini (16/07) Matahari tidak menampakkan sinarnya. Seluruh peserta MPLS yang beragama Hindu melakukan persembahyangan bersama di padmasana SLUA. Kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara masuk kelas unggulan dan bilingual di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar . Sebelumnya pada (15/07) diadakan tes tertulis sebanyak enam mata pelajaran.

Berdasarkan keterangan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, I Nyoman Sumerta, tahun ini minat masuk ke kelas unggulan sangat besar. Ini terlihat dari banyaknya siswa yang mendaftar untuk masuk di kelas unggulan. “Dari 256 siswa baru yang mendaftar, 114 orang di antaranya mendaftarkan diri untuk masuk ke kelas unggulan,” ungkap beliau.

Kelas di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar terbagi menjadi dua kelompok kelas yaitu kelas unggulan dan kelas reguler.  Kelas unggulan dibagi lagi menjadi  tiga rombel (rombongan belajar) yakni kelas bilingual, kelas unggulan 1 dan kelas unggulan 2. Yang membedakan antara kelas unggulan dengan kelas reguler, kelas unggulan mendapat fasilitas kelas yang berbeda.  Selain itu, siswa yang berada di kelas unggulan diprioritaskan untuk mewakili sekolah dalam ajang perlombaan.

IMG_7818

Screenshot_2016-07-15-11-45-07-1-1

Melantukan tutur “Om Awigham Astu Namo Sidham”, acara ini resmi dibuka. Di tengah lapangan basket yang dihiaskan beberapa ikat balon berwarna hijau dan kuning, ibu I Gusti A.A Adyani m,m. Selaku Kepala Sekolah  SLUB Saraswati 1 Denpasar, melepaskan balon yang berisikan helium di dalamnya dan di akhiri tepukan  serta sorak surai dari para perserta upacara.

Senin(11/07) merupakan hari pertama sekaligus pembukaan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Dimulai pukul 07.00 siswa baru berkumpul di tengah lapangan basket. Acara ini di mulai dengan upacara pembukaan MOS yang kini dikenal MPLS oleh kepala (SMP (SLUB) Saraswati 1 DPS),

“Kali ini masa pengenalan sudah tidak ada lagi yang namanya pembullyan,bahkan,hukuman fisik sudah dilarang.” Terang I Wayan Andrayuga, selaku ketua panitia (MPLS) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Karena pemerintah sudah mengeluarkan peraturan baru tentang lingkungan sekolah pada tahun ini.

MPLS berjalan dengan lancar sampai pada penutupan Rabu (13/07) kemarin. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut berlangsung tanpa hambatan oleh guru serta siswa osis sebagai pembantu para guru yang tergabung dalam kepanitaan MPLS tersebut memberikan kesan “ Sampai detik ini saya belum melihat kalau ada siswa yang mengeluh” ungkap Putu Deva Oshea Anugrah, anggota osis yang merasa senang ketika mengawasi peserta didik baru.

Siswa dan siswi yang tercatat mengikuti MPLS pada tahun 2016 sebanyak 256 orang menurut Tia Trismaya, ketua osis SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Ia merasa senang kegiatan ini berjalan dengan lancar karena kepanitiaan bisa diajak berkerja sama.

Acara selanjutnya akan diadakan test tulis tulis(15/07) bertepatan hari ini dan test wawancara yang akan diadakan besok untuk pemelihan kelas bilingual,unggulan 1 dan unggulan 2. (LP)

132000

132005

 

Akhirnya tim paskibra SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar (Parsa) berhasil membawa pulang atau

menyabet piala dari jerih payah kerja keras mereka atas juara pertama sekaligus

pengalaman pertama berlomba di ajang LKBB Harapan bertempatan di lapangan Basket

Harapan, Senin (07/3). Beranggotakan 22 orang personil Parsa tampil anggun dengan

kostum putih yang melekat di tubuh masing- masing anggota, menghadapi 5 tim dari SMP

lainnya.

Rupanya mereka sangat beruntung karena mendapatkan nomer undi ke-1, matahari pagi tak

terlalu terik untuk menyinari gerakan demi gerakan yang di tampilkan oleh Parsa tepatnya di

tengah lapangan basket harapan. Keadaan ini lantas memberikan bonus bagi PARSA untuk

tampil maksimal. ‘’ Cukup menegangkan karena PARSA mendapatkan nomer undi ke-1 tapi saya

merasa lega karena PARSA sudah tampil maksimal dan mendapatkan juara yang diinginkan ‘’

ungkap danton.

Pasukan yang dipimpin oleh danton I Gusti Bagus Radja, tersebut membawakan fariasi formasi, mereka kali ini menampilkan yang lebih bagus, sehingga Parsa mendapatkan kategori formasi fariasi terbaik tahun ini.

I Ketut Arya Batur, pembina Paskibra SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar mengaku terharu dan sangat bangga dengan aksi anak didiknya yang telah ditampilkan “Ya, karena pada saat upacara pembukaan, anak-anak mengeluh sakit pusing ditambah lagi PARSA mendapatkan nomor undi 1 hal tersebut mebuat saya deg-degan, namun saya percaya pasti PARSA yang kuat ini bisa mendapatkan juara satu dan piala bergilir.” Ungkap beliau.

Keberhasilan ini tidak lantas membuat PARSA berbangga diri. Setelah ini masih ada banyak

ajang perlombaan menunggu kejutan yang akan diberikan PARSA serta mengharapkan di

perlombaan berikut bisa mendapatkan juara yang diinginkan bahkan di setiap ajang perlombaan LKBB.

 

SELAMAT PARSA, GANBATTE! (LP)

131990

 

131994

Kali ini seluruh ekstrakurikulier seperti Paskibra,Jurnalistik,Marching Band,PMR,ESCC,Pramuka,Tabuh,KIR dan Olahraga beserta Osis SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar mengadakan pelantikan yang diselenggarakan oleh pihak sekolah atau “Pelantikan Osis dan Ekstrakurikuler SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar” seluruh peserta pelantikan tersebut dilantik secara resmi kembali oleh Dra, I.G.A.A. Adyani, M. M pada senin (29/2) yang bertepatan di tengah lapangan Gor Lila Bhuana. Pelantikan dimulai pukul 07.15 Wita dan berakhir pada pukul 09.00 Wita. “Ya, ini pertama kalinya pelantikan diselenggarakan di luar sekolah. Walaupun begitu, ketika selesainya upacara pelantikan seluruh siswa SLUB kembali kesekolah untuk mengikuti pembelajaran.” Ungkap Komang Tia Trismayadevi, Ketua Osis SLUB periode 2016/2017.

Seluruh peserta pelantikan terlihat begitu antusias.Upacara pelantikan dimulai, pukul 07.15 Wita ini, pelantikan dihadiri siswa-siswi beserta para guru-guru seluruh SMP (SLUB) Sarawaswati 1 Denpasar. Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars saraswati,penyambutan dari beberapa guru, setelah itu dimulaihlah pelantikan ekstrakurikuler dan pelantikan osis (pegucapan sumpah 16 besar osis) dan terakhir persembahan penampilan ekstra PMR membawakan dance for life, PASKIBRA dan MARCHING BAND.

Disatu sisi, pelantikan tersebut memberi kesan tersendiri bagi ketua osis yang akrab disapa Tia “Senang bisa berada ditengah-tengah ini dan telah dilantik secara resmi kembali menjadi ketua osis 2016/2017.”

Walaupun begitu,seluruh ekstra dan osis yang telah dilantik diharapkan dapat mengharumkan nama sekolah lagi lebih dari sebelumnya. (LP)

Agar lebih jelas, dibawah ini adalah nama-nama ketua dari seluruh ekstrakulikuler periode 2016/2017

  1. ESCC

Ketua: Ni Made Cahyani Trisna Ananda

  1. KIR:

Ketua: Ni Nyoman Adinda Trisna Dewi

  1. PMR

Ketua: Putu Wira Widiantara

  1. JURNALISTIK

Ketua: Sintia Arnita Damayanti

  1. PASKIBRA

Ketua: Ari Pramana

  1. MARCHING BAND (MB)

Ketua: Komang Alit Putra Wiguna

  1. SEPAK BOLA (OLAHRAGA)

Ketua: I Gusti Agung Yoga Paramartha

  1. SENI TARI:

Ketua: Antika Maharani

  1. TABUH

Ketua: Gede Dela

10 PRAMUKA

Ketua: Manik Wahyunanda