20150801_095031

Kegiatan tes masuk kelas unggulan di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar berakhir hari ini (1/8). Sebelumnya seluruh siswa yang mendaftarkan diri mengikuti tes untuk masuk kelas unggulan telah melewati tes tulis enam mata pelajaran. Sementara itu, hari ini seluruh peserta hanya mengikuti tes wawancara. Berdasarkan keterangan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan I Nyoman Sumerta, tahun ini minat siswa masuk ke kelas unggulan sangat besar. Ini terlihat dari banyaknya siswa yang mendaftar untuk masuk di kelas unggulan. “Dari 228 siswa baru yang masuk di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar, 114 di antaranya mendaftarkan diri untuk masuk di kelas unggulan,” ungkap beliau.

Kelas unggulan di SLUB terdiri atas dua rombel yakni kelas bilingual dan kelas VIIA dan VIIF. Selain fasilitas kelas yang berbeda dari kelas reguler, siswa yang berada di kelas unggulan diprioritaskan untuk mewakili sekolah dalam ajang perlombaan. Sebagai informasi, kelas di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar terbagi menjadi dua kelompok kelas yaitu kelas unggulan dan kelas reguler. Kelas unggulan terbagi lagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas bilingual, kelas unggulan 1 dan unggulan 2.

Hasil tes tulis dan tes wawancara bisa didownload dengan menekan tombol di bawah ini.

BOTON DOWNLOAD

IMG_3418

M

asa Orientasi Siswa (MOS) SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar berjalan lancar sampai pada penutupan Rabu (29/7) kemarin. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut berlangsung tanpa hambatan yang berarti. Seluruh kegiatan yang dikelola sepenuhnya oleh siswa OSIS yang tergabung dalam kepanitiaan mos tersebut memberikan kesan tersendiri di mata kepala sekolah. “Saya merasa sangat bangga mendengar laporan apabila sampai detik ini belum ada orang tua yang mengeluhkan kegiatan MOS SLUB. Itu artinya seluruh OSIS telah mampu melaksanakan kegiatan sesuai dengan pakem yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Denpasar,” ungkap beliau dalam sambutan pada acara penutupan.
Siswa yang tercatat mengikuti MOS pada tahun ini adalah 228 orang. Menurut Ayu Meliana, ketua OSIS SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar, seluruh peserta MOS merasa sangat menikmati kegiatan tersebut. Baginya, kegiatan bisa berjalan lancar karena kepanitiaanya memang sengaja mendesain kegiatan yang mengedepankan keramah-tamahan, tanggung jawab, sopan santun, dan tenggang rasa. “Kami memiliki komitmen, agar MOS ini tidak terkesan jelek di mata adik-adik siswa baru dan orang tua. Kami ingin MOS ini memang bermanfaat bagi mereka,” ungkapnya.
Sebelumnya, acara pembukaan dilakukan pada Senin (27/6) bertempat di lapangan basket SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Acara MOS dibuka oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ditandai dengan pelepasa balon. (LP)

Screenshot_2015-05-10-08-10-37

Kelompok jurnalistik SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar berhasil meraih berita utama terbaik sekaligus profil terbaik pada lomba kording presslist 6 yang diadakan oleh SMA N 3 Denpasar (9/5). Prestasi tersebut didapatkan setelah perjuangan selama empat jam pada babak On the Spot (OTS). Pada babak ini empat orang perwakilan tim harus mempertanggungjawabkan kording yang telah dikumpulkan pada babak penyisihan dengan cara langsung membuat berita dengan topik dan narasumber yang telah ditentukan. Dian Krisnathania, ketua kelompok mengatakan bahwa dirinya telah berlatih selama dua minggu untuk menghadapi babak tersebut.” Kami berlatih selama dua minggu bersama pembina untuk mempersiapkan lomba kali ini,” ungkapnya.
Pada babak OTS, tim jurnalistik SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar mengangkat tema tentang Geothermal Bedugul. “Kami tertarik setelah mendengarkan narasumber dari PLN yang terus menyinggung Geothermal pada sesi perkenalan,” ujar Pradnya anggota tim. Khusus untuk profil, mereka mengangkat sosok ketua panitia presslist 6 yang dulunya pernah menjadi peserta. Sementara itu, untuk artikel mereka membahas tentang sampah.
Terhalang UN
Ada yang menarik dengan salah seorang anggota, Pradnya Widyaswari. Siswa kelas IX ini, masih tetap bersemangat mengikuti lomba, meskipun harus berbenturan dengna pelaksanaan UN. Ia harus menyelesaikan UN-nya dulu sebelum mengikuti perlombaan. Baginya, mendapatkan pengalaman di ajang perlombaan lebih penting dibandingkan harus berpusing ria di UN. “Kalau bisa ikut dua-duanya kan lebih bagus. Bisa nambah pengalaman,” ungkapnya. Benar saja, pada sesi OST, berita utama dan profil yang ia buat mendapat predikat terbaik.
Kemenangan ini mengantarkan tim jurnalistik SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar membawa pulang piala juara 1 lomba kording Presslit 6. (LP)

Kami keluarga besar SMP (SLUB) Saraswati 1Denpasar mengucapkan selamat hari raya Galungan dan Kuningan. Semoga Tuhan selalu memberikan kebahagiaan untuk kita semua

IMG_17468221808162

Untuk ketiga kalinya, tim KIR SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar berhasil membawa pulang medali emas sekaligus kedua kalinya untuk medali perunggu LPIR Nasional.
Tahun ini, medali itu datang dari bidang IPS dan bidang IPA. Bagaimana ceritanya?

IMG_1328
Tahun ini, Bali diwakili oleh enam tim dari empat kabupaten/kota untuk berlaga ke tingkat Nasional dalam bidang penelitian. Dari enam tim, dua tim yang lolos adalah dari SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Kedua penelitian yang lolos adalah “Transgender pada Seni Pertunjukan Arja Bali” oleh Putu Dyah Intan Prathiwi dan Ayu Nanda Krisna Naraiswari yang berhasil memperoleh emas dan “Karakter Morfologi Daun dan Tipe Stomata Beberapa Tanaman Peneduh Jalan di Kota Denpasar” oleh Rr. Fitria Dwi Intan Milleniari dan Ni Ketut Ayu Juni Puspasari yang berhasil membawa pulang medali perunggu.

Presentasi karya dilakukan di Hotel Santika, Serpong, Tanggerang 8-14 Oktober 2014. Kedua tim SLUB harus bersaing dengan tim-tim dari seluruh provinsi se-Indonesia. Presentasi karya dilakukan dengan sistem tertutup seperti sidang skripsi atau thesis. Persiapan yang dilakukan kedua tim ini termasuk singkat, yakni hanya seminggu. “Seminggu itu kami mesti benar-benar fokus, belum menyiapkan power point juga mesti latihan presentasi,” ungkap Intan ketua tim.

Meskipun presentasi diakui kedua tim berjalan dengan lancar, tetapi sebelum presentasi mereka sempat merasa tegang. Bahkan, Intan dan Ayu Juni sempat sakit. Akan tetapi, masalah itu bisa teratasi dengan dukungan dari teman-temannya yang lain.

Setelah pengumuman yang mendebarkan pada Senin malam (13/10) semuanya bisa pulang dengan senyum. Meskipun diakui ada beberapa kekurangan saat presentasi seperti kurang membawa alat dan sampel penelitian, Dwi Intan ketua tim menganggap itu sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik di kemudian hari. “Sempat ditanya juri tentang alat dan sampelnya, membuat sedikit panik. Untungnya bisa kami jelaskan,” tuturnya.

Di satu sisi, kepala SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar, Dra. I G. A.A. Adnyani, M.M sangat mengapresisasi perjuangan anak-anaknya. “Saya sangat bangga dan terharu, karena kita tetap bisa mewakili Bali di ajang Nasional dan itu merupakan prestasi sekaligus prestise bagi kami,” tutur beliau. Guna merangsang siswa lain untuk berprestasi, kepala sekolah juga memberikan bebas SPP bagi siswa yang mendapat medali emas selama enam bulan dan tiga bulan bagi siswa yang berhasil meraih medali perunggu. Baca juga Tim LKTI SLUB Raih Juara III Humaniora UNUD

Kembali ke Atas

untuk web

Meskipun terhambat oleh beberapa drama protes, akhirnya tim paskibra SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar (PARSA) berhasil membawa pulang kembali piala bergilir Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) SMA Negeri 5 Denpasar. Kegiatan yang rutin diadakan tiap tahun oleh SMANELA ini diikuti oleh 17 tim paskibraka dari beberapa SMP di Bali.
Lanjutkan Membaca

IMG_7961 2

Marching Band Gita Kemala Ganesha (MBGKG) serahkan piala runner up International Jember Marching Compotition III ke sekolah, Rabu (10/9). Sebelumnya, MBGKG telah menuntaskan perjuangannya melawan dua band yang berasal dari Thailand dan Afrika Selatan di final. Tidak tanggung-tanggung, pada ajang tersebut, MBGKG yang beranggoAtakan 96 orang tersebut berhasil menyabet lima penghargaan sekaligus yakni peringkat III Street Parade, Field Commander terbaik, visual efek terbaik, Color Guard terbaik, runner up musik efek, dan runner up general efek. Ajang perlombaan yang diadakan selama tiga hari dari tanggal 5-7 September lalu di Gor Kaliwates, Jember, Jawa Timur tersebut menyisakan haru terutama bagi kepala SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar yang menyempatkan diri menonton performance anak-anak didiknya. “Saya pribadi merasa sangat terharu melihat perjuangan anak-anak yang sangat maksimal saat itu, lagu yang mereka bawakan benar-benar mampu membius penonton,” ungkap Dra. I G A. A. Adnyani, M.M.

Perolehan ini tentu saja memberikan kesan lain di mata Dwi Intan, ketua unit MBGKG. Dirinya mengaku sangat puas dengan hasil yang telah diperoleh oleh timnya. “Meskipun hanya runner up, tapi kami merasa sangat senang dan bangga karena kami mampu tampil dengan maksimal. Tidak hanya itu, kami juga mewakili Indonesia pada ajang yang sangat bergengsi tersebut,” ungkapnya.

Terkait dengan pendanaan, selain mendapatkan bantuan dana dari Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati, seluruh persiapan selama lebih kurang delapan bulan dan perlombaan, pihak sekolah juga mendapatkan bantuan dana dari orang tua siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah sangat berterima kasih pada semua pihak yang telah memberikan bantuan tenaga, pikiran, maupun dana sehingga MBGKG mampu diberangkatkan dengan lancar ke Jember.

Ke depannya, SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar melalui pengembangan diri MBGKG berharap mampu membawa kembali nama sekolah dan yayasan di ajang serupa. “Kami pihak sekolah akan mendukung apabila nanti siswa-siswi kami menginginkan untuk mengikuti perlombaan MB di tingkat yang sama ataupun yang lain,” ungkap Bu Adnyani.

 

Seluruh kelas IX, guru dan pegawai SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar (5/4) mengadakan tirtayatra dengan mengunjungi tiga pura di antaranya Pura Tirta Empul di Tampak Siring, Pura Batur di Kintamani, dan Pura Besakih di Karangasem. Tirtayatra kali ini diadakan berdekatan dengan pelaksa (more…)

Kami segenap keluarga besar SMP Saraswati Denpasar mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1936. Semoga damai, damai dan damai.

Horeee pelantikan lagi. Kali ini giliran pengembangan diri English Science and Computer Club (ESCC) yang mengadakan pelantikan untuk 96 calon anggota barunya pada  Minggu (5/1) lalu. Pelantikan dimulai sejak pukul 06.00 Wita dan berakhir pada pukul 15.30 Wita.

(more…)